Kepala Pusat BRMP Perkebunan Tinjau Panen Padi di Sei Siarti, Panai Tengah
Labuhanbatu – Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Perkebunan, Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, meninjau langsung kegiatan panen padi di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (08/08/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk melihat capaian produksi padi sekaligus mendorong percepatan tanam kembali guna menjaga kesinambungan produksi pangan di wilayah tersebut.

Kegiatan peninjauan dilakukan bersama tim Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu. Untuk mencapai lokasi pertanaman, rombongan menempuh perjalanan darat sekitar tiga jam dari Rantauprapat, kemudian dilanjutkan dengan penyeberangan sungai selama kurang lebih 30 menit. Kondisi tersebut menunjukkan tantangan aksesibilitas yang dihadapi petani dalam menjalankan usaha tani di kawasan Desa Sei Siarti yang menjadi salah satu sentra produksi padi di Kecamatan Panai Tengah.

Areal pertanaman yang memasuki masa panen mencapai 591 hektare. Dalam kegiatan panen tersebut, petani telah memanfaatkan bantuan alat mesin pertanian dari Kementerian Pertanian berupa combine harvester sehingga proses panen dapat berlangsung lebih cepat dan efisien. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan dan keterangan petani, produktivitas padi di wilayah tersebut berada pada kisaran 5–6 ton per hektare, menunjukkan potensi produksi yang masih dapat terus dikembangkan melalui dukungan teknologi budidaya dan mekanisasi pertanian.

Tim BRMP Perkebunan juga berdialog dengan petani mengenai pelaksanaan panen, pemanfaatan combine harvester, serta rencana pertanaman berikutnya. Petani menyampaikan bahwa penggunaan combine harvester sangat membantu mempercepat proses panen dibandingkan metode manual. Setelah panen, petani didorong segera melakukan balik damen atau pengolahan tanah agar lahan dapat kembali ditanami dalam waktu yang lebih cepat. Percepatan olah tanah pascapanen tersebut penting untuk menjaga indeks pertanaman sekaligus mendukung pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT).

Kepala Pusat BRMP Perkebunan, Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, menegaskan bahwa percepatan tanam kembali menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan produksi pangan. “Kami berharap setelah panen ini petani segera melakukan pengolahan tanah dan kembali menanam. Semakin cepat lahan ditanami kembali, semakin besar kontribusinya terhadap peningkatan produksi pangan dan ketahanan pangan nasional,” tegasnya. Melalui peninjauan ini, BRMP Perkebunan berkomitmen terus mendukung mekanisasi pertanian, percepatan tanam, dan peningkatan produktivitas padi melalui pendampingan bersama pemerintah daerah dan penyuluh pertanian.